Cigarettes_After_Sex_Nothing_s_G.mp3

Waktu Mama Alex bilang kalo ada orang yang mau dijodohin sama dia, Alexander Atlas ini cuma bisa bengong karena kenapa juga Mama-nya ini ikut campur urusan dengan siapa Alex akan menua nanti?

“Namanya Oskara, Lex. Mama dulu janjian sama temen SMK Mama bilang kalo entar kita punya anak, anaknya dijodohin aja.” Ucap Mama Alex yang sedang memotong sayuran di dapur.

“Ga semua janji harus ditepati sih Ma.” Balasnya.

Namun tetap saja, setelah Alex bilang bahwa semua janji tidak selalu harus ditepati, dirinya tetap menikahi Oskara. Mama Alex kekeuh banget gamau anaknya nikah sama orang lain, maunya cuma sama Oskara.

Mereka menikah hanya dihadiri oleh Keluarga Alex, Keluarga Oskara, dan beberapa teman darinya. Oskara enggak bawa banyak temen, temen yang dibawa cuma satu, itupun Alex enggak tau namanya.

Kayanya kehidupan Oskara ini jauh berbeda dengan apa yang Alex punya. Maksudnya dalam hal pertemanan atau apapun yang menyangkut sosial. Oskara keliatan pendiem, enggak banyak ngomong, temen deketnya cuma satu… ditambah dia juga enggak ada perlawanan waktu Mamanya bilang kalo ada orang yang bakalan jadi suaminya nanti.

Kok Alex bisa tahu?

Soalnya, Mamanya Oskara, Nikol, Cerita waktu Oskara lagi fitting di ruang ganti, beliau bilang kalo anaknya ngangguk aja udah, dan enggak marah sama sekali.

“Kalo nanti Oskara nakal, marahin aja jewer kupingnya” Ucap Mama Nikol sambil tertawa pelan.

Alex dalam hati menjawab “Keliatan gabakalan nakal sih tan.” Sambil tersenyum menanggapi Mama Nikol.

Mereka berdua ketemu cuma beberapa kali, itupun untuk urusan pernikahan. Alex sibuk kerja, Oskara sibuk bantu Ibunya dirumah yang kebetulan punya usaha sendiri. Alex enggak berani buat ajak Oskara keluar buat ngabisin waktu berdua sebelum mereka resmi jadi sepasang suami-suami, Karena.. ya Alex mikir PDKT-nya nanti aja kalo udah menikah.

Alex bisa bilang Oskara orangnya pendiem karena emang setiap mereka ketemu, Oskara gapernah keliatan ketawa sekalipun, dia cuma ngangguk, jawab apa yang perlu dijawab, senyum sedikit itupun kalo yang ngajak senyum adalah Mamanya Alex.

Alex mikir “Apa Oskara gamau ya, makanya diem mulu”

Makanya, pas terakhir mereka ketemu sebelum acara pernikahannya diadakan, Alex nanya ke Oskara yang lagi sibuk ngelamun liatin anak kucing sama induknya disebrang jalan, mereka lagi dirumah Alex by the way.

“Terpaksa enggak?” Tanya Alex kepada Oskara yang langsung mendongkak begitu mendengar suara lelaki tersebut.

“Mau gimana lagi” Jawabnya.

“Iya, tapi nanti gabakalan nyesel kan?” Alex kembali bertanya.

Oskara hanya menjawab dengan gestur gelengan pelan.

Oh.